Mind, feeling and Heart

October 4, 2008 at 10:12 pm (Thought) ()

Awalnya dari acara yang ditayangkan oleh sebuah televisi swasta pada hari Minggu pukul 09.00 wit. Acara yang berjudul the Golden Way, Mario Teguh. Bukan karena kebetulan sehingga saya selalu menyempatkan untuk menonton acara ini, akan tetapi karena saya memang menyenanginya sebab menurut saya acara tersebut banyak memberikan pandangan positif dalam melihat beberapa hal yang sifatnya applicable untuk dipraktekkan sehari-hari.

 

Hal ini kemudian menjadi lain, ketika seorang teman (wahyu, yang kebetulan) sedang ada di kamar pada jam tayang acara itu dan channel saya pindah ke acara tersebut. Komentar pertamanya adalah, “saya tidak terlalu senang dengan bahasanya atau cara penyampaiannya” lanjutnya ”bahasanya terlalu bagaimana begitu?!!!” yang ia ucapkan dengan mimic muka setengah tersenyum.

 

Saya tidak bermasalah dengan pendapat teman ini. Saya cukup moderat untuk menghargai perbedaan pendapat dalam hal apa saja. Pembeciraan kemudian berubah menjadi sebuah diskusi ketika Wahyu memberi satu contoh kalimat sederhana yang dikuti dengan pendiriannya mengenai kaliimat tersebut yaitu dari ungkapan yang saya yakin sering kita dengar diucapkan di lingkungan kita, “Jangan terlalu menggunakan pikiran,  dengarkan juga hatimu”.

 

Menurutnya ini adalah sesuatu yang absurd sebab hati tidak memiliki fungsi lain selain fungsinya sebagai organ tubuh yang fungsi utamanya adalah sebagai Filter Darah. Darah yang beredar di tubuh kita akan dibersihkan dan disaring dari bahan-bahan beracun yang masuk ke tubuh melalui makanan atau pernafasan.

 

Jadi menurutnya, sebagian besar orang indonesia di masa kecil dijejali dengan ungkapan-ungkapan yang sebenarnya absurd seperti kalimat, “gunakan perasaan” atau “dengarkan kata hatimu”. Mengapa ungkapan ini dia katakan absurd sebab menurutnya semua itu adalah 100 % kerja otak. Atau dengan kata lain hati sama sekali tidak ada hubungannya dengan perasaan sebab semuanya adalah merupakan hasil kerja otak dan ‘hati – perasaan’  adalah merupakan sebuah relasi terminology yang salah kaprah.

 

Dari sudut pandang saya, saya tetap beranggapan bahwa ada hal-hal tertentu dimana ‘hati-perasaan’ bekerja lebih dulu kemudian mengirim stimulus ke otak untuk kemudian diproses lebih lanjut yang kemudian berakhir dengan sebuah tindakan. Misalnya pengalaman spritual dan pengalaman humanis seperti datangnya rasa iba yang tiba-tiba ketika kita melihat orang lain yang sedang susah dan menderita atau rasa senang yang muncul tiba-tiba ketika kita melihat seorang bayi yang lucu.

 

Pembicaraan malam itu tidak membuat kami sampai pada pemahaman yang sama. Saya tetap berdiri pada hypotheses  saya dan dia juga tetap pada pemahamannya.

Pembicaraan malam itu kemudian mengantar saya menuju sebuah buku yang berjudul the psychology of emotion. Sebuah buku yang memaparkan teory-teory tentang emosi mulai teory yang muncul pertama kali sampai pada teory emosi paling mutakhir.

 

Buku ini memuat seratusan lebih teory emosi yang secara garis besar dibagi ke dalam empat pendekatan yang salah satunya adalah behavioral theory. Teory ini mengakui bahwa setiap manusi terlahir dengan kemampuan untuk merasa. Dan dengan menggunakan pendakatan psychology salah seorang pengusung teory ini melihat emosi sebagai persoalan psycology yang berhubungan dengan peristiwa physic yang spontan dan tidak direncanakan, dan dikontrol secara internal dan external secara otomatis, tanpa sadar dalam satu proses yang tidak direncanakan.

 

Tetapi pendekatan yang lainnya adalah pendekatan yang menganggap bahwa emosi adalah merupakan hasil kerja otak yang diproses di bagian otak yang bernama amygdala dan limbic.

 

Buku ini tidak memberikan saya pencerahan yang cukup (atau bisa jadi karena buku ini terlalu berat buat orang seperti saya yang tidak punya basic pengetahuan psycology). Tetapi ada satu point penting yaitu bahwa para ahli psychology  mempercayai adanya perasaan pada manusia yang merupakan bagian dari emosi. Persoalnnya kemudian adalah para ahli tersebut tidak menjelaskan secara explicit dimana proses terjadinya perasaan itu.

 

Pencarian literature saya terus berlanjut hingga sampai pada sebuah video learning keluaran BBC yang berjudul human mind, making friends akan tetapi ini pun tidak membantu banyak atas pertanyaan dimanakah sebenarnya terjadinya proses yang kemudian menimbulkan pengalaman emosional? Dan bagaimana sebenarnya proses terjadinya pengalaman emosional itu?

 

Bagaimana anda menjelaskan pengalaman emosional seperti cemburu, cinta dan benci? Dan apakah proses terjadinya pengalaman emosi itu sama antara satu dengan yang lainnya? Dan bagaimana pula proses terjadinya pengalaman spritual? Apakah pengalaman spritual itu terjadi di otak?

 

Dan masih banyak lagi pertanyaan yang kemudian mengemuka meminta jawaban….!

Permalink Leave a Comment

JusT FoR YoU

July 10, 2008 at 8:00 am (Uncategorized)

Setiap episode dalam hidup yang telah kita lewati selalu punya sesuatu yang identik dengan masa itu. Dan jika itu adalah lagu maka posisinya akan sepadan dengan theme song untuk sinetron remaja atau soundtrack untuk film drama romantis yang lebih serius.

 

Dan lagu di bawah ini adalah salah satunya. Dulu 10 tahun lalu dengan seseorang yang pantas untuk dikenang, jika lagu ini terdengar dari tape/music player di ruang secretariat maka seseorang itu automatically akan menyandarkan kepala di bahu yang tidak terlalu atletis ini. Alangkah indahnya masa-masa ketika itu.

 

Dan sekarang ketika membaca lirik atau mendengar lagunya saya seakan-akan terlempar kembali ke masa lalu (tanpa bantuan mesin waktu). Dan perjalanan memory ke masa lalu itu selalu diakhiri dengan sebuah pertanyaan, ”mengapa saya sangat menyukai masa yang satu ini?”. Mungkin memang benar bahwa kita akan selalu memelihara kenangan yang manis dan berusaha merepresi kenangan pahit. Tapi bagaimana jika kenangan yang manis itu juga adalah sekaligus kenangan pahitnya?

 

 

- Just For You –

Riccardo Cocciante

 

I can’t stay now and just wait now, my hands then go so impatient
many things I’ve got to do now for the first ray of the morning.
Though she play in peaceful chamber, sleep to me just doesn’t come
when she wake I have to tell her everything I have to say.
And the night so dark inside me makes me finally understand
where the love that she has given me, she can light the sky forever.
It’s the way she give so freely, it’s the way she takes my hands,
I just ask the sun shine brightly got to see her smile again.
Then I sing a song I’ve writhen and I’ll make the whole world listen

in the silence just for you, like no one has ever heard.
And I wake up all the lovers and I give them back for hours
and we’ll do the things we wanted the way that lovers do.
And we’ll run into the street and we’ll start to dance like crazy
cos she want only to feel joy in the love she gives and needs.
And we’ll paint the street and building, rainbow color everyone
those she wants, colors to sing, and we’ll paint full fill with flowers,
make the street alive with spring, make a place where lovers go, fly away like lovers do.
Then we’ll fly into the sky and we’ll look into the stars
and our stars return the hole world,
the love we have, we are, the love we share is sweet
the love we know is real, that love is not to dream but last, we know that alone
Because you love and my begin without dreaming all begin,
and the love that you have give return to us to win
cos your love for me is not beginning and the end your love
for me, forever, you love for me forever…

Permalink Leave a Comment

EuRo-2008, FootBall Exercise & Fat Burning

June 25, 2008 at 1:23 pm (BlUeR)

 

Demam Piala Eropa 2008 sampai dengan sukses di Tembagapura. Bahkan di group paling kecil di lingkungan Department Konstruksi pun perbincangan, analisa dan bahkan prediksi dan juga tentu saja “pasar taruhan” dibicarakan melebihi topic pekerjaan/proyek yang akan dikerjakan. Seringkali terdengar ungkapan seperti ini, “Jangan bicara pekerjaan terus, masa depan (taruhan bola) dulu yang diurus. Pekerjaan tidak ada habisnya pace, piala eropa hanya ada 4 kali setahun.”

 

Dan setiap pagi sehabis safety meeting, pertanyaan yang paling sering diajukan kepada kawan yang datang terlambat adalah,”Pace, berapa skors?” dan bagi yang punya akses internet tentu saja website yang wajib dikunjungi pagi-pagi adalah website yang content-nya berisi updated Piala eropa seperti www.euro2008.com dan www.livegoals.com.

 

Bertepatan dengan event Piala Eropa 2008, di Tembagapura juga sedang persiapan untuk menyambut piala Bakor (Dalam rangka Perayaan Indonesian Independence Day). Maka tidak heran jika lapangan sport hall Tembagapura selalu dipenuhi tim-tim dari department yang melakukan latihan.

 

Dalam rangka itu pula setiap Senin, Rabu dan Jumat sepulang kerja saya pasti bergabung dengan Construction Football Club (CFC) di sport hall. Meskipun untuk kompetisi nanti saya bergabung dengan Tim Staff Central Services FC dimana  dalam rencana line up / formasi Tim yang sudah dibuat oleh Kepala Pelatih Subhan Umar  saya hanya masuk sebagai cadangan pemain cadangan. But it’s ok. Ini murni hanya untuk sport. Sadar diri, sekeras apapun saya latihan nggak akan mungkin bisa menyamai record rencana transfer Cristiano Ronaldo yang dibandrol  70 Juta Euro untuk pindah ke Real Madrid. I believe I can not fly.JJJ

 

 

 

Dalam Uji coba Minggu lalu, melawan Engineering group di Lapangan Plastic Kuala Kencana saya diturunkan menjelang half time dan sempat memberi satu assist untuk terciptanya hatrick striker Parjianto. Dan Pada babak kedua saya bermain full time dan menyumbang gol kelima. Goal yang dirayakan secara berlebihan oleh dua supporter fanatic (Eva dan lia) dari pinggir lapangan dengan meneriakkan yel-yel melebihi jeritan burung Kakatua Irian.

 

Berikut ini adalah cuplikan ulasan pertandingan tersebut yang dikirim melalui email secara exclusive JJJJ (karena tidak diberikan ke Radar Timika meskipun mereka memintanya untuk dimuat di rubric olahraga harian yang diterbitkan di Timika itu)

 

Kuala Kencana— Nama Anto telah meroket dilingkungan seleb sepak bola Tpra & KK setelah ia mencetak hat trick saat PC Plus FC mengalahkan Engineering. Namun, keberhasilan PC Plus juga tak terlepas dari peran Joko Lelono, Mang Yadi dan Syam Ikal, mereka menjadi pemain kunci PC Plus FC saat mengalahkan Engineering dgn skor telak 5-1 pada pertandingan persahabatan Minggu pagi hari.

 

Tapi ada hal lain yang membuat saya shock setelah menerima kiriman foto-foto yang diambil oleh photographer Risa. Tak lain dan tak bukan adalah penampilan physic saya yang di dalam photo-photo itu menampakkan dengan sangat jelas dan jujur keberadaan Tangki Timbun Lemak di sekiar pinggang. Dan terlebih lagi setelah mengecek Nilai BMI (Berat Massa Index) yang sudah mencapai 26.3 yang di kategorikan dengan sadis sebagai Overweight oleh para praktisi medis dan dietician.

 

Ini harus dihentikan. Tidak boleh ada tawar-menawar, maka dimulailah operasi penyusunan program “Fat Burning” yang dimulai dengan membaca beberapa buku, salah satunya adalah “Fat Burning Bible” dan beberapa artikel hasil searching di internet.

 

Buku dan beberapa artikel tersebut dalam kesimpulannya menganjurkan deretan list yang “Do That” and “Don’t do That” sayangnya, setelah mencermati list tersebut saya hanya bisa melakukan bebrapa yaitu:

  1. Mengurangi porsi makan.
  2. Berolahraga teratur.
  3. Mengunyah makanan secara perlahan.

 

Meragukan memang, untuk menurunkan bobot 8 kg hanya dengan melakukan 3 hal diatas. Tapi paling tidak sebuah perjalanan telah dimulai dengan target yang jelas, “Bobot Turun 8 Kg dalam 4 bulan”. Realistis? Or too optimistic?

Permalink Leave a Comment

Mimpi, Target dan Milestone

October 7, 2007 at 6:08 am (Uncategorized)

“If you know where you are, any road can lead you. If you don’t know where you are, any map can’t help you”

Sepertinya hidup memang tidak mengalir begitu saja, atau paling tidak diperlukan usaha untuk membuatnya mengalir ke sebuah muara yang kita inginkan. Ini adalah sebuah thesis yang lahir dari pemikiran dan juga perenungan pada apa yang telah saya jalani. Meskipun bagi orang lain, bisa jadi apa yang telah saya dapatkan adalah ‘nothing’. Tetapi bagi saya beberapa pencapaian itu adalah merupakan kesuksesan pribadi sebab beberapa taget jangka pendek dan menengah yang saya tetapkan 5 tahun yang lalu telah berhasil saya capai. Mungkin ada yang akan bertanya, “Apakah pencapaian target itu sama dengan sukses?”. Tulisan ini tidak dibuat untuk menjawab pertanyaan seperti itu, tidak juga untuk menjelaskan definisi sukses. Untuk persoalan ini ada beberapa buku yang sudah membahasnya, salah satu yang menurut saya bagus adalah “No Pain, No Gain”.

Ada satu ungkapan populer yang selalu membuat saya berpikir ketika seseorang ditanya tentang hidupnya, banyak orang yang menjawab “Hidup saya mengalir seperti air” atau “Biarkanlah hidup mengalir apa adanya”. Apa yang sesungguhnya mereka maksudkan dengan kalimat tersebut?  Hidup mengalir seperti air! Bagaimana kita memahaminya? Air selalu mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah atau dari sebuah tempat yang tekanannya tinggi ke tempat yang tekanannya rendah. lalu dimana korelasinya dengan kehidupan? Thesis kedua saya adalah prinsip hidup seperti ini adalah prinsip hidup ‘unexplained’.

Berdasarkan apa yang telah saya jalani dan lakukan, saya lebih percaya pada perencanaan dan target. Bahwa hidup ini tidak mengalir begitu saja, hidup ini harus direncanakan. Mengapa harus direncanakan? sebab dalam perjalanan seiring waktu akan selalu ada percabangan, akan selalu ada pilihan dan target akan membantu kita dalam memilih. Perencanaan dan target itu seumpama sebuah rute dalam sebuah peta.

Mari kita berandai-andai. Bayangkan kita sedang berada dalam sebuah group kecil yang sedang mengikuti sebuah program Outbound. Lokasi kegiatan adalah disebuah perbukitan lengkap dengan hutan lebat dan belukarnya. Nama permainan ini adalah ‘Road Map to Success’ dimana target dari permainan ini adalah sampai di puncak bukit dalam waktu yang sudah ditentukan.

Dibuat dua kondisi dalam permainan ini yaitu; kondisi pertama, peserta dibekali dengan peta lokasi permainan akan tetapi peserta dibawa ke sebuah lokasi start dengan mata tertutup dan di peta tidak ada tanda dan keterangan apapun mengenai lokasi start. Yang ada hanyalah tujuan akhir. Bagaimana kita membuat rute dengan kondisi seperti itu? jawabannya adalah tidak bisa. Jika dalam kondisi seperti ini kita tetap memaksakan diri melakukan permainan maka kemungkinan besar kita akan tersesat.

Kondisi kedua, peserta dibekali dengan peta lokasi permainan, kemudian di bawa ke lokasi start dan di peta terdapat tanda dan keterangan mengenai lokasi start serta tujuan akhir. Dengan kondisi seperti ini sudah bisa kita pastikan bahwa akan mudah bagi kita untuk membuat rute. Faktor yang bisa menjadi penyebab perbedaan pencapaian kemungkinananya adalah bagaimana kita memilih rute dan seberapa bersemangatnya kita untuk menyelesaikan permainan.

Kembali ke mimpi. Mimpi adalah harta terpendam yang harus kita pelihara. Sangat bersyukur karena orang lain tidak bisa mengetahui mimpi-mimpi yang kita miliki. Kita bebas dan berhak untuk memimpikan apa saja. Dalam hubungannya dengan perencanaan hidup, saya menempatkan mimpi sebagai sebuah gambaran besar sedangkan Target dan beberapa milistone adalah breakdown dari gambaran besar itu.

Jhon C Maxwell dalam bukunya Road Map to Success yang telah di alih bahasakan menjadi Peta Jalan menuju sukses memberi formula bagaimana kita meracik target-target kita baik yang sifatnya jangka pendek, menengah ataupun yang jangka panjang. Formula tersebut adalah ‘SMART’ dimana S=Simple, M=Measurable, A=Achievable, R=Reasonable dan T=Time Limited.

Contoh target yang bisa memenuhi formula diatas.

Target saya untuk tahun 2008 adalah “Menikah dengan si A pada bulan Juni 2008″. Target ini adalah simple, tidak berbelit-belit, bisa dipahami dengan membacanya sekali saja. Untuk mengukur pencapaiannya juga sangat mudah, hanya ada dua kemungkinan yaitu menikahinya atau tidak, ini memenuhi kriteria Measurable. Untuk menilai apakah target ini Achievable atau tidak, kita harus melihat kesiapan kita secara obyektif. Misalnya persiapan pendanaan, alokasi waktu. Perdanaan bisa dikalkulasi sumber-sumbernya sehingga kita bisa menilai dengan obyektif apakah bulan Juni 2008 itu Achievable atau tidak. Untuk menilai apakah target di atas Reasonable atau tidak, maka penilaian pribadi secara jujur akan kondisi kita sangat diperlukan. Misalnya anda menetapkan target si A itu adalah Bunga Citra Lestari, Apakah itu sebuah target yang reasonable? hanya andalah yang tahu apakah anda saat ini sedang menjalin hubungan dengannya atau tidak. Time Limited, kita memberi batasan target ini pada bulan Juni 2008.  

Milistone adalah sebuah istilah dalam project management, lebih khusus dalam scheduling. Dengan sengaja dalam tulisan ini saya mengadopsinya untuk membuat perencanaan kehidupan. Secara umum Milstone kehidupan kita sebagai manusia dewasa adalah: Menyelesaikan pendidikan, Mendapatkan pekerjaan, Menikah, Mempunyai Anak, Menikahkan Anak dan terakhir adalah Meninggal Dunia.

Tentu saja kita bisa men set-up milstone yang lebih spesifik untuk kehidupan kita masing-masing yang mana milstone ini mengacu kepada gambaran besar kita yang telah kita establish, yang kita sebut mimpi.

Sebagai penutup, dengan penuh kesadaran saya menuliskan bahwa untuk memberi kekuatan pada perencanaan yang telah kita buat adalah sebuah keharusan bagi kita untuk berdoa kepada Allah agar kita diberkahi dan perencanaan yang kita buat dridhoi oleh-Nya.

Kewajiban kita adalah berusaha semaksimal mungkin kemudian menyerahkan hasil akhirnya pada kekuasaan-Nya sebab sesungguhnya bagi Allah tidak ada yang tidak mungkin. Dia cukup berseru “Jadilah maka Jadilah”.

**********************************************************************************************

“Persistence is more important than intelligence”

“Yang diperlukan untuk sebuah perjalanan panjang adalah semangat dan stamina”

**********************************************************************************************

Permalink Leave a Comment

Ternyata Aparat Pemerintah di Negeri-ku Belum Berubah

October 7, 2007 at 5:47 am (BlUeR)

Seperti biasa sepulang kerja, setelah melepas baju kerja dan atribute saya langsung mengambil HP, memeriksa apakah ada panggilan atau sms yang masuk. Saya lihat ada satu misscall dari kakak di kampung, jam 5.30 am. Segera saya telpon mungkin ada sesuatu yang penting.

“Halo. tadi pagi nelpon ya?, ada apa?” “Anu, eh saya mau menyampaikan saja”, suara kakak terdengar agar terputus-putus. “saya tidak lulus PNS”. lalu senyap.

(Kakak memang sedang dalam proses penyaring PNS untuk menjadi Sekertaris desa)

“Yah, mau bagaimana lagi kalau memang tidak lulus berarti belum rejeki”, kata saya setelah dengan susah memilih kalimat yang pantas untuk diucapkan pada saat saya tahu bahwa ia sangat mengharapkan untuk terangkat menjadi pegawai negeri.

“Iya, yang terangkat adalah Sekdes dengan SK yang dikeluarkan tahun 2004 ke bawah” (kakak memang terpilih sebagai Sek-Des pada tahun 2005) “Cuma ada yang aneh”, katanya kemudian “Menurut Kabag Pemdes, ada jalan, mereka membuat kebijakan Sek-des dengan SK diatas tahun 2004 bisa diangkat tapi harus bayar Rp 20 Juta”

“Oh yah, rasa kaget. tahu darimana informasi seperti itu?” “Kami, (ada 40 orang) sudah dipanggil Kabag Pemdes dan diinformasikan seperti itu”.

“Terus bagaimana? Ibu bilang apa?” “Yah, kalau saya sih yah mau bagaimana lagi, seandainya ada uang saya pun tidak mau membayar, itu yang kita hindari dari dulu. Ibu hanya bilang, yah bersabar saja nak. Tapi kelihatannya ia sangat sedih”

Selanjutnya**************************Censored***************************(pembicaraan mengenai keadaan di rumah dan kabar keluarga) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Yang pertama terbersit dalam pikiran saya setelah itu adalah “ternyata aparat pemerintah di Negeri-ku ini belum berubah, kasus suap dan barangkali korupsi masih terus merajalela”. Apa yang bisa dilakukan? selain berteriak “STOP CORRUPTION”   

Stop Corruption

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Permalink Leave a Comment